Dampak program ini juga dirasakan oleh dunia pendidikan. Kepala Sekolah TK Pembina, Elisabeth Setiani, mengungkapkan perubahan positif pada siswa dan orang tua.
“Anak-anak kini mulai peduli terhadap sampah dan belajar mengelolanya menjadi sesuatu yang bernilai. Bahkan, sampah yang dikumpulkan dapat ditukar dengan sembako melalui bazar sekolah,” jelasnya.

Sebagai perusahaan minyak dan gas asal Thailand, PTTEP Indonesia terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai bersama sekaligus menjawab tantangan lingkungan di wilayah operasionalnya.

Peresmian fasilitas ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (*/rnc)

Iklan