So’E, RakyatNTT.ID – Puluhan siswa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) harus mendapatkan perawatan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (30/4/2026).

Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. R.A. Karolina Tahun, mengungkapkan bahwa total korban yang dirawat di UPT Puskesmas Panite mencapai 43 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

“Jumlah total yang dirawat di UPT Puskesmas Panite berjumlah 43 orang. Sebanyak 27 orang sudah dipulangkan, sementara 16 orang dipindahkan ke tenda BNPB. Semua dalam kondisi stabil,” jelas dr. Karolina saat jumpa pers.

Ia menjelaskan, para siswa datang dengan gejala umum keracunan makanan seperti pusing, sakit kepala, diare, hingga muntah-muntah. Seluruh pasien langsung mendapatkan penanganan medis berupa pemasangan infus dan pemberian obat-obatan.

Setelah menjalani perawatan intensif, sebanyak 27 siswa dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang. Sementara itu, 16 siswa lainnya masih menjalani perawatan lanjutan di posko darurat BNPB untuk observasi lebih lanjut.

“Mayoritas korban sudah membaik sehingga kami izinkan pulang. Sebagian kecil masih kami rawat dan terus dilakukan observasi,” pungkasnya.