Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan menu makanan dalam program MBG.

Sebelumnya diberitakan sejumlah siswa mengalami gejala mual dan muntah setelah pulang dari sekolah pada Kamis (30/4/2026). Insiden ini membuat para orang tua panik dan segera membawa anak-anak mereka ke UPT Puskesmas Panite untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu orang tua siswa, Wasty Missa, mengungkapkan bahwa anaknya mulai mengeluh sakit perut dan ingin muntah sekitar pukul 11.00 WITA saat masih di sekolah.

“Anak saya beritahu jam 11 siang, bilang dia sakit perut dan mau muntah. Saya langsung bawa ke puskesmas, waktu itu saya sangat panik,” ujar Marini Biaf, orang tua siswa lainnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Marsalina Bessi. Ia mengatakan, anaknya mengalami sakit tenggorokan, kepala, perut, serta mual tak lama setelah tiba di rumah sepulang sekolah.

“Dia pulang sekolah langsung mengeluh sakit tenggorokan, kepala, perut, serta mual-mual. Saya suruh berbaring, tapi tidak lama kemudian dia semakin mual dan ingin muntah,” jelas Marsalina.

Marsalina mengaku sempat menanyakan makanan yang dikonsumsi anaknya di sekolah. Setelah mendengar informasi dari tetangga dan guru mengenai dugaan keracunan, ia segera menghubungi pihak sekolah agar anaknya bisa dibawa ke Puskesmas Panite.