“Jika jumlahnya sudah memadai, tentu UKM Kerohanian Hindu akan segera dibentuk,” tambah Dr. Siprianus.

Perkuat Toleransi dan Kebersamaan

Sebagai organisasi resmi tingkat universitas, UKM kerohanian akan dikelola langsung oleh mahasiswa dengan pendampingan dosen pembina. Statusnya setara dengan UKM lain di lingkungan kampus dan tidak berada di bawah organisasi mahasiswa tertentu.

Pihak universitas juga menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh aktivitas UKM ini, baik melalui pendanaan maupun penyediaan fasilitas.

Iklan

Kehadiran kembali UKM kerohanian di Undana diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan spiritualitas, tetapi juga memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan harmoni di tengah keberagaman mahasiswa di kampus terbesar di Nusa Tenggara Timur tersebut. (*/rnc)