Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menjelaskan bahwa sinergi ini juga diarahkan pada percepatan jabatan fungsional Guru Besar di ketiga institusi tersebut.
“Kami menginisiasi tim pendampingan bersama untuk mendorong dosen menuju Guru Besar, dengan mengadopsi praktik baik dari universitas lain yang terbukti sukses meningkatkan jabatan fungsional secara signifikan,” jelasnya.
Dukungan Penuh Politani dan PNK
Direktur Politani Kupang, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., menyambut positif pembentukan konsorsium ini. Ia mengakui bahwa selama ini program pengabdian masyarakat masih berjalan sporadis dan belum terintegrasi secara menyeluruh.
Dengan adanya konsorsium, intervensi terhadap ketahanan pangan di desa-desa NTT diyakini akan lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan.
Hal senada disampaikan Direktur PNK, Janri D. Manafe, S.Sos., M.M., yang menyatakan komitmennya untuk mengerahkan pusat penelitian dan pengabdian masyarakat dalam menyusun kerja sama konkret.
“Kami perlu bersinergi dengan Undana untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, riset, dan layanan publik agar semakin berkualitas,” ujarnya.
Dimatangkan dalam RTM 2026
Sebagai tindak lanjut, pembentukan konsorsium dan penyusunan proposal riset bersama akan dimatangkan dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Undana pada 27–28 Februari mendatang.
