Kupang, RakyatNTT.ID Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kupang, berbagai pemangku kepentingan berkumpul dalam forum diskusi publik untuk mengevaluasi arah pembangunan daerah.

Diskusi bertajuk “Kabupaten Kupang Emas: Dari Visi ke Implementasi Nyata” ini digelar di Aula Elpida International School, Selasa (17/3/2026), dengan menghadirkan akademisi, pejabat daerah, hingga pakar pemerintahan.

Hadir sebagai narasumber utama, Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kupang Drs. Guntur Taopan, serta pakar politik pemerintahan Dr. Pius Rengka, S.H., M.Sc.

Forum ini menjadi ruang dialektika untuk menerjemahkan dokumen perencanaan pembangunan menjadi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pertumbuhan Ekonomi Belum Sepenuhnya Transformasional

Dalam paparan akademiknya, Prof. Jefri Bale memberikan catatan kritis terhadap capaian pembangunan Kabupaten Kupang berdasarkan dokumen RPJMD. Ia menilai bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi belum sepenuhnya diikuti dengan transformasi pembangunan yang merata.

“Tantangan pembangunan di Kabupaten Kupang masih sangat besar, terutama terkait akses layanan dasar di wilayah pelosok. Pertumbuhan ekonomi memang ada, tetapi transformasi belum sepenuhnya terjadi,” ungkapnya.