Ia juga menyoroti persoalan stunting yang dinilai harus menjadi agenda lintas sektor. Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan pada sektor kesehatan, tetapi harus melibatkan berbagai sektor karena menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Pentingnya Cascading Kinerja Birokrasi

Selain itu, efektivitas birokrasi dalam menjalankan program pembangunan menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut. Prof. Jefri menegaskan pentingnya penerapan cascading kinerja, yakni penurunan target pembangunan dari level kabupaten hingga ke individu aparatur sipil negara (ASN).

“Dokumen RPJMD tidak boleh hanya menjadi formalitas administratif. Harus ada pengendalian kinerja yang jelas dan terukur hingga ke level individu,” tegasnya.

Menurutnya, tanpa mekanisme tersebut, kontribusi nyata setiap organisasi perangkat daerah terhadap visi besar pembangunan akan sulit diukur secara objektif.

Komitmen Pemerintah dan Harapan Publik

Mewakili Pemerintah Kabupaten Kupang, Drs. Guntur Taopan menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas implementasi program serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Sementara itu, Dr. Pius Rengka mengingatkan agar visi besar “Kabupaten Kupang Emas” tidak berhenti sebagai jargon dalam dokumen perencanaan semata.