Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Iring-iringan budaya ini semakin semarak dengan tabuhan gamelan dari Sekaa Gong Tat Twam Asi serta sekaa bleganjur Tri Datu.
Dihadiri Wali Kota dan Forkopimda
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, didampingi Ketua TP PKK dr. Widya Cahya, Kapolresta Kombes Pol. Djoko Lestari, perwakilan Dandim 1604 Kupang, serta jajaran Forkopimda.
Turut hadir Ketua PHDI Provinsi NTT, tokoh lintas agama, organisasi kepemudaan Hindu, hingga berbagai elemen masyarakat lintas agama di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa tema Nyepi tahun ini, “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga”, sangat relevan dengan semangat Kota Kupang sebagai kota toleran.
“Seperti nada dalam musik yang berbeda namun menghasilkan harmoni indah, demikian pula keberagaman di Kota Kupang,” ujarnya.
Sarat Makna Spiritual dan Toleransi
Ketua Panitia Nyepi 2026 PHDI Kota Kupang, I Wayan Gede Astawa, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak awal Maret, termasuk aksi sosial donor darah, pembagian takjil, hingga buka puasa bersama umat Muslim.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata kuatnya toleransi di Kota Kupang.
“Tema ini menekankan bahwa kita semua adalah satu keluarga dalam keberagaman,” jelasnya.
