Jakarta, RakyatNTT.ID Banyak orang masih beranggapan bahwa kunci hidup sehat terletak pada durasi olahraga yang panjang. Namun, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa variasi olahraga memiliki manfaat yang jauh lebih besar, bahkan mampu menurunkan risiko kematian hingga 19 persen.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal BMJ Medicine dan melibatkan lebih dari 110.000 partisipan yang diamati selama 30 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang melakukan beragam jenis aktivitas fisik memiliki peluang hidup lebih panjang dibandingkan mereka yang hanya fokus pada satu jenis olahraga.

“Penurunan kematian sangat signifikan,” ujar Dr. James Voos, Kepala Ortopedi di University Hospitals, yang tidak terlibat langsung dalam penelitian tersebut.

Variasi Aktivitas Lebih Penting dari Durasi

Penelitian ini menyoroti bahwa fokus pada lamanya waktu berolahraga saja tidak cukup. Menurut Dr. Han Han dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, variasi aktivitas fisik memberikan manfaat tambahan bagi tubuh.

Beragam aktivitas seperti berjalan kaki, berenang, yoga, bersepeda, hingga berkebun dinilai lebih efektif dalam menjaga kesehatan dibandingkan melakukan satu jenis olahraga secara berulang.

Para ahli menjelaskan bahwa variasi olahraga membantu melatih berbagai aspek kebugaran sekaligus, mulai dari kekuatan otot, fleksibilitas, hingga keseimbangan tubuh.

Selain itu, variasi juga mencegah plateau effect, yaitu kondisi ketika tubuh tidak lagi merespons latihan karena sudah terbiasa dengan pola gerakan yang sama.

“Tubuh membutuhkan berbagai jenis gerakan setiap minggu,” kata Voos.

Tak Harus ke Gym, Aktivitas Sederhana Tetap Efektif

Untuk mendapatkan manfaat dari variasi olahraga, masyarakat tidak harus selalu pergi ke pusat kebugaran. Aktivitas sederhana sehari-hari juga dapat memberikan dampak positif, seperti:

  • Jalan kaki santai
  • Bersepeda
  • Berkebun
  • Latihan ringan seperti squat atau push-up di rumah

Bahkan, aktivitas kecil seperti berjalan di sela pekerjaan atau melatih otot inti saat duduk tetap berkontribusi terhadap kesehatan tubuh.

Pentingnya Waktu Istirahat

Meski aktif bergerak sangat dianjurkan, tubuh tetap membutuhkan waktu istirahat untuk pemulihan otot dan pemulihan energi. Hari istirahat bukan berarti tidak melakukan aktivitas sama sekali, karena peregangan ringan tetap disarankan.

Dengan mengombinasikan berbagai jenis aktivitas fisik, tidak hanya membuat rutinitas olahraga menjadi lebih menyenangkan, tetapi juga terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia.

Mulai sekarang, cobalah untuk tidak terpaku pada satu jenis olahraga saja. Variasikan aktivitas fisik Anda agar tubuh tetap sehat, bugar, dan terhindar dari berbagai risiko penyakit. (*/rnc)