Melalui penerapan Kamus Usulan dan Pagu Indikatif, pemerintah daerah berupaya menyaring berbagai usulan masyarakat agar lebih realistis dan terukur. Dengan demikian, program pembangunan yang direncanakan dapat benar-benar dieksekusi tanpa terkendala masalah administrasi maupun keterbatasan anggaran.

Dalam perencanaan pembangunan tahun 2027, Pemkab Rote Ndao menetapkan tiga fokus utama, yakni:

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Iklan

Meliputi rehabilitasi fasilitas pendidikan serta penanganan stunting, gizi buruk, dan penyakit menular.

Penguatan Ekonomi Bernilai Tambah

Melalui hilirisasi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan guna memperkuat ekonomi lokal serta mendukung pertumbuhan UMKM.

Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

Termasuk pembangunan jalan, jaringan irigasi, serta sarana air bersih sebagai penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Paulus Henuk mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, untuk bergotong royong membangun Rote Ndao yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Kegiatan Musrenbang kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Jonas M. Selly, guna menyelaraskan berbagai aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.