Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Salah satu faktor yang membuat produk impor, khususnya dari China, lebih murah adalah adanya dugaan subsidi ekspor dari pemerintah setempat. Purbaya menyebut subsidi tersebut bisa mencapai 15 persen, sehingga menciptakan ketimpangan harga dengan produk lokal.
“Kalau barang dari China bersaing langsung dengan produk dalam negeri, kita berada pada posisi tidak menguntungkan dari sisi harga. Saya dengar ada tunjangan ekspor sekitar 15 persen, tapi ini masih akan kami verifikasi,” jelasnya.
Terkait usulan penerapan pajak tambahan sebagai instrumen perlindungan, Purbaya menyatakan pemerintah akan mengkaji secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
“Saya tampung usulnya, nanti akan kita pikirkan lebih lanjut,” tegasnya.
Pemerintah menargetkan kebijakan yang diambil nantinya tidak hanya menjaga daya saing pelaku usaha lokal, tetapi juga memastikan ekosistem e-commerce di Indonesia tetap sehat dan berkeadilan. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

