Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Aktivitas literasi di lingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana) menunjukkan tren positif pada awal tahun akademik 2026. Berdasarkan laporan terbaru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Undana, jumlah kunjungan mahasiswa mengalami lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Data mencatat puncak kunjungan harian bahkan mencapai lebih dari 600 pemustaka dalam satu hari.
Statistik periode Januari hingga Februari 2026 menunjukkan rata-rata kunjungan harian meningkat secara konsisten. Peningkatan ini terlihat cukup kontras dibandingkan awal tahun 2025, yang mencerminkan efektivitas berbagai program penguatan ekosistem literasi yang dijalankan oleh pihak universitas.
Mahasiswa Teknik dan Sains Dominasi Kunjungan
Laporan tersebut juga memetakan profil pengunjung perpustakaan berdasarkan program studi. Mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknik (FST) serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tercatat sebagai pemustaka paling aktif.
Secara khusus, Jurusan Teknik Elektro, Pendidikan Biologi, dan Biologi murni mendominasi daftar sepuluh besar mahasiswa dengan durasi kunjungan terlama di perpustakaan.
Kepala UPT Perpustakaan Undana, Dr. Ir. Silvester Tena, S.T., M.T, menjelaskan bahwa tingginya kunjungan dari mahasiswa bidang eksakta berkaitan dengan kebutuhan referensi akademik yang cukup tinggi.
“Kami melihat ada korelasi antara ketersediaan koleksi referensi terbaru dengan minat mahasiswa untuk menghabiskan waktu lebih lama di ruang baca,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, mahasiswa dari jurusan teknik dan sains umumnya membutuhkan akses intensif terhadap jurnal ilmiah, buku referensi teknis, serta sumber literatur fisik untuk menunjang penelitian dan penyusunan tugas akhir.
Lonjakan Signifikan Dibanding Tahun 2025
Jika dibandingkan secara komparatif, jumlah kunjungan pada Januari–Februari 2026 meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Pada Februari 2026, grafik kunjungan harian bahkan sempat menyentuh angka 615 pemustaka. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, jumlah kunjungan masih fluktuatif dan berada di bawah 400 pengunjung per hari.
Peningkatan ini diduga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain fasilitas perpustakaan yang semakin nyaman serta adanya program stimulan bagi mahasiswa.
Program Apresiasi untuk Pengunjung Teraktif
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi, Undana juga menghadirkan program apresiasi bagi mahasiswa yang aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan.
Melalui kerja sama dengan sejumlah mitra strategis, termasuk komunitas transportasi daring, pihak kampus memberikan reward kepada sepuluh mahasiswa dengan jam kunjungan terbanyak setiap bulan.
Program ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih sering memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan riset.
Komitmen Perkuat Budaya Literasi Kampus
Pihak rektorat Undana mengapresiasi peningkatan jumlah kunjungan tersebut sebagai indikator keberhasilan transformasi perpustakaan menjadi pusat pembelajaran yang inklusif dan modern.
Ke depan, universitas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, mulai dari digitalisasi koleksi, pengembangan sistem literasi digital, hingga penyediaan ruang diskusi akademik yang lebih representatif.
“Tingginya angka kunjungan ini mencerminkan kepercayaan mahasiswa terhadap fasilitas kampus. Kami akan terus memantau tren ini sebagai dasar pengembangan perpustakaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan riset mahasiswa,” pungkasnya.
Dengan capaian tersebut, UPT Perpustakaan Undana diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas akademik dan budaya riset di lingkungan kampus dan wilayah Flobamora. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

