Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan ekonomi di lingkungan kampus. Tantangan yang kami hadapi adalah pengelolaan waktu dan sumber daya yang terbatas, sehingga kami harus bekerja sama dan berinovasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok 2, Silvi Ayu Willa, menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh anggota kelompok agar program pengabdian memberikan dampak nyata.
“Kami ingin memastikan pengabdian ini memberikan hasil yang nyata dan bermanfaat bagi almamater. Tantangannya adalah meningkatkan motivasi anggota kelompok karena sebagian mahasiswa memiliki kesibukan akademik lainnya,” ujarnya.
Selain itu, keterbatasan fasilitas juga menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan program.
Program Tambahan untuk Lingkungan Kampus
Selain program utama, mahasiswa juga menjalankan sejumlah kegiatan tambahan seperti:
- Pembersihan area kampus
- Pembuatan kebun gizi UKAW
- Renovasi Bunker Jepang
- Pembuatan plang pemberitahuan
Kegiatan KBPM dilaksanakan setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.00–16.00 WITA dan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mulai 15 Januari hingga 15 Maret 2026.
Dampak Positif bagi Kampus dan UMKM
Melalui program ini, mahasiswa berhasil menciptakan lingkungan kampus yang lebih bersih dan tertata, sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pengelolaan lingkungan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

