Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Di lokasi kampus, terdapat tiga program utama yang dijalankan mahasiswa, yaitu:
1. Penataan halaman kampus
Program ini dilakukan dengan penanaman berbagai tanaman hijau guna menciptakan lingkungan kampus yang lebih bersih, rapi, dan asri. Kegiatan ini dilaksanakan pada 14 Februari 2026.
2. Pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk bokashi
Mahasiswa mengumpulkan daun-daun kering sejak 17 Januari 2026 untuk diolah menjadi pupuk bokashi pada 19 Januari 2026. Pupuk tersebut diproses selama empat minggu hingga siap digunakan sebagai pupuk ramah lingkungan.
3. Sosialisasi aplikasi SI-APIK dari Bank Indonesia
Program ini ditujukan bagi pelaku UMKM di sekitar kampus agar mampu melakukan pembukuan keuangan secara digital. Sosialisasi dilaksanakan pada 28 Februari 2026.
Dosen Pendamping Lapangan, Gabriela E. Hetharia, mengapresiasi berbagai program yang dijalankan mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku usaha kecil.
“Kegiatan ini menjadi cerminan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan dan menunjukkan aksi solutif terhadap tata kelola keuangan berbasis digital bagi UMKM kampus. Program-program ini juga menunjukkan bagaimana mahasiswa mampu mengintegrasikan teori dengan praktik di lapangan,” ujarnya.
Mahasiswa Hadapi Tantangan Partisipasi dan Waktu
Ketua Kelompok 1, Gracya Mekeng yang akrab disapa Chy, berharap program KBPM dapat memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan kampus.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

