“Kami siapkan jalur alternatif dengan metode cross way di sisi jembatan serta pembangunan jembatan darurat di sisi hilir. Kondisi tanah memungkinkan, sehingga diharapkan segera bisa difungsikan,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan jalur alternatif darurat dapat selesai dalam waktu 3 hingga 5 hari ke depan agar akses transportasi masyarakat kembali normal.

Selain kerusakan jembatan, di lokasi juga ditemukan pipa air yang patah, yang berpotensi mengganggu distribusi air bersih bagi warga sekitar. Penanganan terhadap fasilitas tersebut tengah dilakukan.

Iklan

Berdasarkan keterangan warga dan anggota TNI, kerusakan jembatan mulai terlihat sejak Rabu (25/3/2026) sore dengan munculnya retakan pada struktur. Kondisi kemudian memburuk hingga Kamis dini hari. Warga bersama aparat sempat mengevakuasi sepeda motor dengan cara digotong melewati retakan sebelum jembatan mengalami penurunan lebih parah.

Usai meninjau lokasi utama, Wagub juga mengecek jalur alternatif sementara melalui Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang. Jalur tersebut masih dapat dilalui, namun terbatas untuk kendaraan roda dua dan kendaraan kecil karena harus melintasi jembatan kayu yang sudah tua.

Wagub turut mengapresiasi jajaran Polres Kabupaten Kupang dan Brigif 21 Komodo yang sigap melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan arus lalu lintas.