Kupang, RakyatNTT.ID Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang Nusa Tenggara Timur (DPW PBB NTT) menyoroti serius kasus yang melibatkan salah satu kadernya di Kabupaten Kupang, Hengky Loden.

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PBB dan anggota DPRD Kabupaten Kupang itu diketahui terlibat dalam dugaan pelanggaran norma setelah digerebek bersama seorang perempuan di Kota Kupang pada Minggu (29/3/2026).

Ketua DPW PBB NTT, Saktico Masneno, saat dikonfirmasi pada Senin (30/3/2026), membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan kader aktif partai. Ia menegaskan bahwa DPW PBB NTT tengah memantau perkembangan kasus tersebut secara serius.

Iklan

Menurutnya, partai tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memperoleh informasi lengkap terkait penanganan perkara yang sedang berjalan.

“Sebagai partai, kami tetap mengedepankan proses hukum yang berlaku. Kami juga terus berkoordinasi untuk mengetahui perkembangan kasus ini,” ujar Saktico.

Siapkan Rapat Internal dan Klarifikasi

Saktico mengungkapkan bahwa DPW PBB NTT akan segera mengambil langkah tegas melalui mekanisme internal partai. Rapat internal akan digelar setelah agenda Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB yang saat ini berlangsung di Denpasar, Bali, selesai dalam pekan ini.

Dalam rapat tersebut, DPW akan memanggil Hengky Loden untuk memberikan klarifikasi secara langsung sebelum menentukan sikap resmi partai.

“Kami akan menggelar rapat internal dan mendengarkan klarifikasi dari yang bersangkutan serta pihak terkait, sebelum mengambil keputusan,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa partai tidak akan tinggal diam dan akan mengambil sikap sesuai aturan organisasi serta ketentuan hukum yang berlaku.

Harapkan Penyelesaian Cepat

Sebagai pimpinan partai di tingkat wilayah, Saktico berharap kasus ini dapat segera menemukan titik terang dan diselesaikan dengan baik.

“Yang pasti dalam pekan ini kita harapkan kasus ini bisa terselesaikan,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik di NTT karena melibatkan seorang anggota legislatif aktif. DPW PBB NTT menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas partai serta menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan kadernya. (rnc04)