Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
SoE, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali memperkuat layanan kesehatan masyarakat dengan meresmikan Gedung Prototype UPT Puskesmas Lotas yang terletak di Desa Lotas, Kecamatan Kokbaun, Kamis (12/3/2026).
Peresmian fasilitas kesehatan ini dilakukan langsung oleh Bupati TTS Eduard Markus Lioe didampingi Wakil Bupati TTS serta dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda.
Tingkatkan Kesadaran dan Akses Layanan Kesehatan
Bupati TTS Eduard Markus Lioe mengatakan pembangunan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
“Hari ini kita meresmikan Gedung Prototype UPT Puskesmas Lotas di Kecamatan Kokbaun. Pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya semua komponen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan sarana kesehatan merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi.
Gedung UPTD Puskesmas Prototype Lotas sendiri selesai dibangun pada tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kokbaun dan sekitarnya, yang merupakan daerah perbatasan Kabupaten TTS dengan Kabupaten Malaka dan Timor Tengah Utara (TTU).
Komitmen Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Bupati menegaskan pembangunan gedung baru ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan yang merata.
“Dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat di Kecamatan Kokbaun, pembangunan gedung baru ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan yang merata, bermutu, dan terjangkau,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya berpesan kepada tenaga kesehatan bahwa dengan gedung baru harus tumbuh semangat baru. Sarana fisik yang baik harus diimbangi pelayanan yang ramah, cepat, dan humanis,” ungkapnya.
Bupati juga mendorong tenaga kesehatan, perangkat desa, dan masyarakat untuk aktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin serta upaya pencegahan penyakit, termasuk dalam menurunkan angka stunting.
Layani Enam Desa dengan 39 Tenaga Kesehatan
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dr. RA. Karolina Tahun dalam laporannya menyampaikan bahwa Puskesmas Lotas mulai beroperasi sejak tahun 2007 di Desa Kol’Oto dengan model bangunan lama.
Seiring waktu, bangunan tersebut mengalami kerusakan sehingga tidak lagi memenuhi standar keselamatan pasien maupun petugas kesehatan.
Saat ini Puskesmas Lotas melayani enam desa dengan luas wilayah 34,3 km² dan jumlah penduduk sekitar 3.466 jiwa.
Jumlah tenaga kesehatan yang bertugas mencapai 39 orang, terdiri dari:
- 1 dokter gigi
- 16 perawat
- 13 bidan
- 4 tenaga kesehatan masyarakat
- 2 tenaga kesehatan lingkungan
- 1 tenaga gizi
- 1 sopir ambulans
Namun beberapa tenaga kesehatan masih belum tersedia, seperti dokter umum, tenaga farmasi/apoteker, ATLM, dan perawat gigi.
Didukung Anggaran Kapitasi dan Dana BOK
Dinas Kesehatan TTS mencatat estimasi pendapatan kapitasi tahun 2026 sebesar Rp160.484.471. Namun ketiadaan dokter umum berdampak pada penurunan pendapatan kapitasi puskesmas tersebut.
Untuk mendukung pelayanan, Puskesmas Lotas saat ini mendapat bantuan layanan konsultasi dari dokter Puskesmas Hauhasi.
Selain dana kapitasi, Puskesmas Lotas juga mengelola dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sebesar Rp858.100.000 pada tahun 2026.
Pada tahun 2024, puskesmas ini berhasil melaksanakan reakreditasi dengan predikat Madya.
Puskesmas Prototype Bernilai Rp7,45 Miliar
Gedung Puskesmas Prototype Lotas dibangun pada tahun 2025 oleh CV Liana Jaya Mandiri dengan nilai kontrak Rp7.450.813.741 dan masa pengerjaan 225 hari kalender.
Fasilitas ini juga dilengkapi dua unit rumah dinas bagi tenaga kesehatan.
Bangunan puskesmas tersebut menggunakan standar prototype Kementerian Kesehatan, yang mencakup tata ruang pelayanan yang lebih baik, alur pelayanan yang efisien, serta fasilitas yang lebih lengkap untuk mendukung kinerja tenaga kesehatan.
Dengan hadirnya puskesmas baru ini, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Kokbaun dan wilayah sekitarnya dapat semakin optimal serta mendukung visi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Komisi IV DPRD, Dandim 1621/TTS, Ketua Pengadilan Negeri Soe, Sekda Kabupaten TTS, para staf ahli dan asisten Setda, pimpinan OPD, Ketua TP PKK beserta staf ahli, jajaran Dinas Kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, camat, kepala desa, Kepala BPJS, serta masyarakat Desa Lotas. (rnc26)
