Jumlah tenaga kesehatan yang bertugas mencapai 39 orang, terdiri dari:

  • 1 dokter gigi
  • 16 perawat
  • 13 bidan
  • 4 tenaga kesehatan masyarakat
  • 2 tenaga kesehatan lingkungan
  • 1 tenaga gizi
  • 1 sopir ambulans

Namun beberapa tenaga kesehatan masih belum tersedia, seperti dokter umum, tenaga farmasi/apoteker, ATLM, dan perawat gigi.

Didukung Anggaran Kapitasi dan Dana BOK

Dinas Kesehatan TTS mencatat estimasi pendapatan kapitasi tahun 2026 sebesar Rp160.484.471. Namun ketiadaan dokter umum berdampak pada penurunan pendapatan kapitasi puskesmas tersebut.

Untuk mendukung pelayanan, Puskesmas Lotas saat ini mendapat bantuan layanan konsultasi dari dokter Puskesmas Hauhasi.

Selain dana kapitasi, Puskesmas Lotas juga mengelola dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sebesar Rp858.100.000 pada tahun 2026.

Pada tahun 2024, puskesmas ini berhasil melaksanakan reakreditasi dengan predikat Madya.

Puskesmas Prototype Bernilai Rp7,45 Miliar

Gedung Puskesmas Prototype Lotas dibangun pada tahun 2025 oleh CV Liana Jaya Mandiri dengan nilai kontrak Rp7.450.813.741 dan masa pengerjaan 225 hari kalender.

Fasilitas ini juga dilengkapi dua unit rumah dinas bagi tenaga kesehatan.

Bangunan puskesmas tersebut menggunakan standar prototype Kementerian Kesehatan, yang mencakup tata ruang pelayanan yang lebih baik, alur pelayanan yang efisien, serta fasilitas yang lebih lengkap untuk mendukung kinerja tenaga kesehatan.