Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Bupati Nagekeo Simplisius Donatus meresmikan bangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Katolik (SDK) Koekobho, Desa Utetoto, Kecamatan Nangaroro, Jumat (6/3/2026).
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari intervensi strategis Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah.
Revitalisasi SDK Koekobho didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp1.156.450.792.
Fasilitas Sekolah Ditingkatkan
Pekerjaan revitalisasi mencakup pembangunan sejumlah fasilitas penting, antara lain:
- Ruang UKS
- Ruang administrasi/kantor
- Toilet dan fasilitas sanitasi
- Rehabilitasi enam ruang kelas
- Rehabilitasi ruang perpustakaan
Seluruh rehabilitasi dilakukan pada bangunan dengan tingkat kerusakan minimal kategori sedang.
Peresmian diawali dengan pengalungan dan penyambutan adat yang diiringi tarian tradisional oleh siswa-siswi SDK Koekobho. Selanjutnya, Bupati Nagekeo melakukan pengguntingan pita dan meninjau langsung ruang kelas serta fasilitas sekolah yang telah diperbarui.
Nagekeo Dapat Revitalisasi 19 Sekolah
Dalam sambutannya, Bupati Simplisius Donatus menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Nagekeo mendapatkan alokasi revitalisasi untuk 19 sekolah di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD hingga SMP.
“Dengan bantuan yang bernilai besar ini, kita bersyukur karena semuanya dapat diselesaikan tepat waktu sehingga tidak menghambat usulan bantuan untuk sekolah lain di masa mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan sarana fisik sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan.
“Kehadiran gedung baru ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para siswa dan tenaga pendidik di SDK Koekobho,” kata Simplisius.
Usulan Revitalisasi 60 Fasilitas Pendidikan di 2026
Bupati juga menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah akan terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten Nagekeo telah mengajukan proposal kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan tambahan anggaran pada tahun 2026.
“Tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Nagekeo telah mengajukan proposal dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan alokasi dana revitalisasi sekitar 60 sarana prasarana pendidikan di Nagekeo,” jelasnya.
DPRD Nagekeo Dukung Program Revitalisasi Sekolah
Dukungan terhadap program revitalisasi sekolah juga disampaikan oleh DPRD Kabupaten Nagekeo.
Anggota DPRD Elias Cima, yang mewakili Ketua DPRD Nagekeo, menyatakan bahwa pihak legislatif mengapresiasi implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 yang dijalankan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda.
“Ini bukan sekadar memperbaiki gedung, tetapi investasi untuk membentuk generasi muda Nagekeo yang cerdas dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama oleh pihak sekolah dan masyarakat.
86 Siswa Belajar di SDK Koekobho
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo, Tarsisius Jogo, menjelaskan bahwa SDK Koekobho merupakan salah satu dari 19 sekolah penerima program revitalisasi pada tahun 2025.
Saat ini sekolah tersebut melayani 86 siswa, dengan dukungan 6 guru ASN dan 6 guru swasta.
Tarsisius juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan redistribusi tenaga guru guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Nagekeo.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) guna melindungi bangunan sekolah dari potensi gangguan kondisi geografis.
Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar selalu berkoordinasi dengan camat sebagai kepala wilayah kecamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan sekolah. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

