Jakarta, RakyatNTT.ID Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menyiapkan sejumlah opsi militer untuk memberikan “pukulan terakhir” terhadap Iran dalam konflik yang telah berlangsung hampir empat pekan.

Laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS dan dua sumber terkait menyebutkan bahwa opsi tersebut mencakup pengerahan pasukan darat hingga pemboman besar-besaran. Langkah ini disebut sebagai bagian dari potensi “eskalasi militer yang dramatis” apabila tidak ada kemajuan dalam jalur diplomasi antara Washington dan Teheran.

Sejauh ini, Iran dikabarkan menolak untuk melakukan pembicaraan langsung dengan AS serta membantah sejumlah klaim yang disampaikan oleh Presiden Donald Trump.

Menurut sumber yang sama, sejumlah skenario militer yang sedang dipertimbangkan termasuk invasi ke pulau-pulau strategis Iran seperti Kharg, Larak, dan Abu Musa. Selain itu, AS juga mempertimbangkan blokade terhadap kapal-kapal pengangkut minyak Iran di wilayah timur Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global.

Sejumlah pejabat AS meyakini bahwa demonstrasi kekuatan militer yang besar dapat meningkatkan posisi tawar Washington dalam proses negosiasi. Namun demikian, langkah tersebut masih berada dalam tahap pertimbangan dan belum menjadi keputusan final.