Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Di sisi lain, upaya diplomasi terus dilakukan oleh sejumlah negara. Turki, Pakistan, dan Mesir disebut aktif mencoba memediasi pembicaraan antara kedua pihak. Meskipun Iran menolak tuntutan awal dari AS, negara tersebut belum sepenuhnya menutup pintu untuk negosiasi.
Kendati berbagai opsi militer telah disiapkan, Presiden AS Donald Trump dilaporkan belum mengambil keputusan terkait skenario yang akan dijalankan. Para pejabat Gedung Putih juga menegaskan bahwa rencana operasi darat masih bersifat hipotetis.
Situasi ini menunjukkan ketegangan yang masih tinggi di kawasan Timur Tengah, dengan potensi eskalasi yang dapat berdampak luas terhadap stabilitas global, khususnya sektor energi dan keamanan internasional. (*/rnc)
