Lewoleba, RakyatNTT.ID – Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pelaksanaan Apel Kesadaran Pemerintah Kabupaten Lembata yang digelar di halaman Kantor Bupati, Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq.

Dalam sambutannya, Bupati Tuaq menegaskan bahwa kekuatan utama Lembata terletak pada kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian seluruh aparatur. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi ASN dan PPPK yang terus bekerja di tengah berbagai keterbatasan.

“Di balik segala keterbatasan, kita memiliki kekuatan besar berupa kebersamaan untuk terus membangun daerah ini,” ujarnya.

Iklan

Apel Kesadaran kali ini juga dirangkaikan dengan penyerahan 40 piagam penghargaan kepada unit kerja berprestasi. Penghargaan tersebut meliputi tiga kategori utama, yakni Indeks Reformasi Birokrasi (IRB), Indeks Pelayanan Publik (IPP), dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Capaian kinerja Pemkab Lembata menunjukkan tren positif. Indeks Reformasi Birokrasi meningkat dari 52,83 dengan predikat “Cukup” pada 2024 menjadi 60,9 dengan predikat “Baik” pada 2025. Sementara itu, Indeks Pelayanan Publik naik dari 3,33 (B-) menjadi 3,57 (B), bahkan menjadi yang tertinggi di tingkat kabupaten se-Nusa Tenggara Timur.

Peningkatan juga terjadi pada Indeks Kepuasan Masyarakat, dari 75,35 dengan mutu “C” pada 2024 menjadi 79,28 dengan mutu “B” pada 2025. Dari total 32 unit pelayanan publik yang disurvei, dua unit meraih kategori A, 20 unit kategori B, dan 10 unit masih berada di kategori C.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat aparatur berpuas diri. Ia meminta unit kerja yang masih berada pada kategori C untuk segera melakukan perbaikan yang terukur.

“Kualitas pelayanan tidak boleh berhenti pada angka. Harus ada perbaikan nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati juga mengingatkan bahwa ASN merupakan ujung tombak pemerintahan sekaligus wajah pemerintah di mata publik. Oleh karena itu, reformasi birokrasi harus diwujudkan melalui pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berintegritas.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola kerja agar tidak lagi bersifat biasa-biasa saja. Seluruh aparatur diminta bekerja dengan semangat tinggi serta menjunjung tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk terus memperkuat persatuan tanpa sekat, demi mendorong kemajuan daerah.

Apel Kesadaran ini menjadi momentum strategis untuk menjaga konsistensi kinerja, memperkuat kolaborasi, serta memastikan setiap program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lembata pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan melayani dengan semangat kebersamaan. (*/rnc)