Kuda mengajarkan kita tentang inovasi dan cara berpikir out of the box. Ia tidak bergerak secara linear,” jelas Jefri Bale.

Ia juga menekankan pentingnya strategi penempatan diri bagi para alumni:

  • Pusat Perubahan: Kuda sangat kuat ketika berada di tengah papan karena mampu menguasai 16 kotak sekaligus.
  • Sudut Kenyamanan: Kuda menjadi lemah jika hanya berada di sudut papan dengan ruang gerak terbatas.

Rektor mengingatkan agar lulusan tidak terjebak dalam zona nyaman yang membatasi potensi diri.

“Carilah tempat yang tepat. Jangan membatasi potensi di sudut kenyamanan. Beradalah di pusat perubahan, di tengah komunitas yang menantang, di mana keahlian saudara bisa berdampak maksimal,” tegasnya.

Wisuda Undana 2026 bukan sekadar seremoni akademik, tetapi momentum refleksi sekaligus panggilan bagi para lulusan untuk menjadi motor penggerak pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia. (*/rnc)