Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi menerima 65 mahasiswa baru Program Pascasarjana (Magister dan Doktor) untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Penerimaan dilakukan dalam upacara matrikulasi yang digelar secara daring, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menekankan pentingnya kejujuran akademik dan penguasaan literasi digital sebagai pilar utama dalam menempuh studi lanjut di jenjang S2 dan S3.

Dari total mahasiswa yang lulus seleksi, delapan di antaranya merupakan penerima beasiswa bergengsi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sementara itu, program studi yang paling diminati tahun ini adalah S2 Kesehatan Masyarakat dan S2 Ilmu Administrasi.

Rektor Tegaskan Zero Tolerance Plagiarisme

Dalam arahannya, Prof. Jefri memberikan peringatan keras terhadap praktik plagiarisme di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa integritas akademik merupakan harga mati dalam pendidikan tinggi.

“Masalah plagiarisme adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar. Kami ingin memastikan setiap karya yang lahir dari Undana adalah murni hasil pemikiran orisinal yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Undana melalui Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (LP3M) tengah menyiapkan sistem verifikasi ketat guna memastikan orisinalitas setiap karya ilmiah mahasiswa.

Transformasi Digital Lewat VAKuM

Selaras dengan visi transformasi digital, mahasiswa baru juga dibekali pelatihan penggunaan aplikasi VAKuM, sistem akademik digital milik Undana. Melalui platform ini, mahasiswa dapat memantau riwayat studi, mengakses Kartu Hasil Studi (KHS), hingga melakukan sinkronisasi data langsung dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

Selain itu, mahasiswa didorong aktif memanfaatkan akses jurnal internasional berlangganan yang telah disediakan universitas untuk memperkuat kualitas riset dan publikasi ilmiah.

Tekankan Profesionalisme dan Etika Akademik

Menariknya, bertepatan dengan momentum 14 Februari, Rektor juga menyelipkan pesan mengenai etika komunikasi di lingkungan akademik. Ia menginstruksikan agar seluruh konsultasi dan komunikasi akademik dilakukan melalui ruang resmi kampus guna menjaga profesionalisme antara dosen dan mahasiswa.

Para mahasiswa juga mendapatkan pembekalan terkait tata kelola keuangan, kode etik mahasiswa, serta kebijakan masa studi. Program Magister (S2) dirancang selesai minimal dalam tiga semester dengan beban 36 SKS, sedangkan Program Doktor (S3) ditargetkan tuntas dalam enam semester dengan total 42 SKS.

Melalui penerimaan Mahasiswa Pascasarjana Undana 2026 ini, universitas optimistis mampu melahirkan ilmuwan dan praktisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan berdaya saing di tingkat global. (*/rnc)