Kupang, RakyatNTT.ID Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi mengukuhkan 246 guru profesional dalam upacara pelantikan yang berlangsung di Aula FKIP Undana, Jumat (30/1/2026).

Ratusan guru tersebut merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI yang telah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG).

Pengukuhan ini menjadi bukti keberhasilan sinergi tiga institusi strategis, yakni Kemenag RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) RI sebagai penyedia dukungan beasiswa sekaligus mitra kebijakan, serta Undana sebagai penyelenggara pendidikan dan penjamin mutu akademik.

Pengakuan Negara atas Kompetensi Guru

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Bimas Katolik Kemenag RI, Drs. Suparman, S.E., M.Si., menegaskan bahwa sertifikat pendidik yang diterima para peserta merupakan bentuk pengakuan negara atas kompetensi dan kelayakan profesional guru.

Ia mengingatkan bahwa status guru profesional menuntut kemandirian, integritas, dan tanggung jawab besar dalam mendidik generasi bangsa.

“Jangan lelah meningkatkan kemampuan secara mandiri dan jangan hanya bergantung pada program bantuan pemerintah. Di pundak Bapak dan Ibu sekalian, masa depan bangsa ini dipertaruhkan,” tegas Suparman.

Menurutnya, gelar profesi guru harus dimaknai sebagai amanah untuk terus memperbaiki mutu pembelajaran serta menjaga etika profesi di garis depan dunia pendidikan.

Kelulusan Bukan Akhir, tapi Awal Pengabdian

Sementara itu, Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., menekankan bahwa kelulusan PPG bukanlah akhir dari proses, melainkan titik awal untuk merefleksikan kembali komitmen pengabdian sebagai pendidik profesional.

Ia berharap para guru mampu membuktikan kompetensi dan integritasnya saat kembali mengabdi di satuan pendidikan masing-masing.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., menyampaikan bahwa gelar “Gr.” yang kini melekat pada lulusan membawa tanggung jawab moral yang besar.

“Gelar ini bukan sekadar tambahan di belakang nama, tetapi harus menjadi pedoman hidup untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di daerah pengabdian masing-masing,” ujarnya.

Perkuat Posisi Undana sebagai Pusat Pengembangan Guru di NTT

Kepercayaan yang diberikan Kemenag RI kepada Undana sebagai mitra strategis penyelenggara PPG semakin mengukuhkan posisi universitas ini sebagai pusat pengembangan tenaga pendidik unggulan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Undana menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan akademik yang berkualitas, adaptif terhadap tantangan zaman, serta berorientasi pada pembentukan guru yang kompeten, berintegritas, dan berdedikasi.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, rohaniawan, serta perwakilan Kemenag Provinsi NTT, menandai awal pengabdian para guru profesional dalam memperkuat mutu pendidikan nasional. (*/rnc)