Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan penyerapan kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.
Melalui rapat koordinasi internal yang digelar Sabtu (14/2), pimpinan universitas secara resmi menginstruksikan seluruh Koordinator Program Studi (Prodi) melakukan aksi “jemput bola” dengan aktif menghubungi sekolah-sekolah di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah ini ditempuh setelah data pemantauan hingga pertengahan Februari menunjukkan jumlah pendaftar yang telah menyelesaikan proses submit belum mencapai angka ideal.
Dari total daya tampung Undana sebanyak 7.000 mahasiswa baru tahun ini, jalur SNBP dialokasikan sebesar 30 persen atau setara lebih dari 2.000 kursi.
Kendala Teknis Akun SNPMB
Wakil Rektor II Undana, Prof. Dr. Paul Gabriel Tamelan, M.Si., mengungkapkan bahwa hasil evaluasi internal menunjukkan rendahnya angka pendaftar bukan disebabkan minimnya minat siswa, melainkan kendala teknis pada sistem prasyarat pendaftaran.
“Masalah utamanya adalah kepemilikan akun siswa SNPMB. Banyak siswa terkendala jaringan internet saat fase aktivasi, sehingga mereka belum memiliki akun sebagai syarat administratif pendaftaran jalur prestasi ini,” jelas Prof. Paul saat memimpin rapat di Ruang Rapat Wakil Rektor I Undana.
Ia menegaskan, waktu pendaftaran yang tersisa dua hari harus dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, peran aktif Koordinator Prodi dinilai krusial dalam memvalidasi data siswa di sekolah-sekolah mitra.
“Kita masih memiliki waktu untuk berjuang. Saya meminta para Koordinator Prodi segera berkoordinasi dengan sekolah, terutama untuk memastikan siswa yang sudah memiliki akun SNPMB sejak Desember atau Januari segera menuntaskan pendaftaran mereka sebelum sistem ditutup,” tegasnya.
Target Minimal 80 Persen
Undana menetapkan target minimal keterisian sebesar 80 persen dari total kuota SNBP 2026. Target ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas distribusi mahasiswa baru serta mencegah lonjakan pendaftar pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur mandiri.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., serta Wakil Rektor III Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc. Kehadiran jajaran pimpinan rektorat menegaskan komitmen kolektif Undana dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri berprestasi di NTT.
Pihak universitas berharap sekolah, guru, dan orang tua dapat bersinergi dalam sisa waktu pendaftaran agar siswa segera melengkapi persyaratan administratif. Dengan demikian, peluang emas masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes melalui jalur SNBP tidak terbuang sia-sia. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

