“Fokusnya bisa pada pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, maupun reformasi birokrasi. Filosofi ‘kampus berdampak’ harus terasa sejak tahap perencanaan,” jelasnya.

Inovasi Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Berbasis Masyarakat

Dalam bidang penanganan sampah, Undana siap mendukung pengembangan teknologi pengolahan sampah, termasuk inovasi daur ulang non-organik menjadi bahan bakar, paving block, hingga produk furnitur yang telah diterapkan di lingkungan kampus.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi lintas sektor demi percepatan pembangunan Kota Kupang yang berbasis data, inovasi, dan kolaborasi nyata.

“Kapan pun Pemerintah Kota membutuhkan kami, pintu Undana terbuka. Ini rumah kita bersama,” tutup Rektor.

Kolaborasi Pemkot Kupang dan Undana ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pembangunan daerah semakin terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*/rnc)