Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Teheran, RakyatNTT.ID – Serangan Israel ke Iran kembali memakan korban jiwa. Sebuah sekolah khusus perempuan di Provinsi Hormozgan, Iran Selatan, dilaporkan ikut terdampak serangan pada Sabtu (28/2/2026). Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.
Informasi ini berdasarkan laporan kantor berita pemerintah Iran, IRNA. Sebelumnya, Aljazeera melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 24 orang. Namun, angka tersebut terus bertambah hingga mencapai 40 korban jiwa.
Belum ada rincian resmi terkait identitas para korban maupun jumlah korban luka dalam peristiwa tersebut.
Serangan Besar-besaran AS dan Israel
Amerika Serikat dan Israel diketahui melancarkan serangan besar terhadap sejumlah target di berbagai wilayah Iran pada hari yang sama. Serangan tersebut disebut menyasar fasilitas militer dan lokasi strategis lainnya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyerukan kepada rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka sendiri di tengah eskalasi konflik.
Selain di Hormozgan, serangan juga dilaporkan menargetkan kompleks tempat tinggal Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang berada di pusat kota Teheran.
Iran Balas dengan Drone dan Rudal
Merespons serangan tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang diarahkan ke wilayah Israel.
Tak hanya itu, Iran juga dilaporkan menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai bagian dari respons terhadap keterlibatan Washington dalam operasi militer tersebut.
Eskalasi konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran ini memicu kekhawatiran dunia internasional akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah, dengan potensi dampak kemanusiaan dan geopolitik yang lebih besar. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

