Ba’a, RakyatNTT.ID Kekosongan dokter spesialis kandungan (Obgyn) di RSUD Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan berdampak serius terhadap layanan kesehatan ibu dan anak. Kondisi ini dikhawatirkan akan meningkatkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut.

Seorang dokter senior yang bertugas di Rote Ndao dan enggan disebutkan namanya menilai situasi ini sangat berisiko bagi keselamatan pasien, khususnya ibu hamil dengan komplikasi.

“Ini sangat riskan. Ketika satu daerah tidak memiliki dokter Obgyn, saya bisa pastikan angka kematian ibu dan anak akan meningkat,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini.

Iklan

Ia juga menyayangkan lambannya respons pihak manajemen rumah sakit dan dinas terkait dalam menangani persoalan tersebut.

“Seharusnya Direktur RSU segera mencari solusi cepat, bukan hanya berharap usulan ke Kementerian Kesehatan. Itu butuh waktu lama. Kalau dibiarkan, akan ada korban akibat persalinan dengan komplikasi,” tegasnya.

Desak Solusi Darurat

Menurutnya, langkah darurat bisa segera diambil, seperti meminjam dokter spesialis Obgyn dari rumah sakit di Kota Kupang atau RS rujukan milik Pemerintah Provinsi NTT, minimal dua hari dalam sepekan dengan skema insentif khusus.