“Januari 2025 realisasi MBG masih sekitar Rp45 miliar, sementara pada Januari 2026 realisasinya melonjak menjadi Rp19,5 triliun,” tegas Suahasil.

Dorong Multiplier Effect Ekonomi 2026

Pemerintah optimistis percepatan belanja negara sejak awal tahun akan menciptakan dampak pengganda (multiplier effect) yang kuat terhadap perekonomian nasional.

Akselerasi belanja, terutama pada sektor sosial dan pemenuhan gizi, diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat, memperkuat konsumsi domestik, serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026.

Dengan realisasi yang sudah mencapai Rp227,4 triliun di bulan pertama, APBN 2026 diproyeksikan menjadi instrumen utama pemerintah dalam menjaga momentum pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. (*/rnc)