“Jika persoalan ini tidak ditangani serius, kita berisiko kehilangan kualitas genetik Domba Rote yang dibangun alam selama ratusan tahun,” tegasnya.

Mendukung OVOP dan Kemandirian Ekonomi Desa

Upaya edukasi dan diseminasi riset ini sejalan dengan visi One Village One Product (OVOP) Pemerintah Provinsi NTT serta komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang telah menetapkan Domba Rote sebagai komoditas unggulan daerah.

Saat ini, tim peneliti Undana tengah menyusun buku panduan intervensi konkret yang berisi strategi pemuliaan, manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga penguatan kelembagaan peternak. Panduan ini ditujukan agar hasil riset benar-benar bertransformasi menjadi peningkatan kesejahteraan peternak di tingkat desa.

“Kami ingin peternak di pelosok NTT mendapatkan edukasi berbasis digital agar mampu menerapkan manajemen ternak modern, tanpa meninggalkan kearifan lokal,” tambah Dr. Marthen.

Universitas Nusa Cendana menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan, memastikan Domba Rote (DORET) tetap terjaga sebagai identitas genetik khas NTT sekaligus menjadi penggerak ekonomi unggulan yang berkelanjutan bagi masyarakat daerah. (*/rnc)