Selain pembangunan fisik, pemerintah desa juga melaksanakan kegiatan sub bidang pertanian berupa pengadaan 465 roll kawat duri, 187 liter obat hama (herbisida), serta pengadaan enam unit sampan kayu yang bersumber dari Silpa Tahun 2024.

Dana Desa dan Silpa Tahun 2025

Dalam pemaparannya, pemerintah desa juga menyampaikan besaran anggaran dan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) di akhir Tahun Anggaran 2025, yakni:

  • Dana Desa (DD) 2025: Rp1.200.417.000
  • Silpa: Rp11.257.445
  • Alokasi Dana Desa (ADD) 2025: Rp596.724.000
  • Silpa: Rp15.255.025

BPD Terima LPJ dengan Catatan

Ketua BPD Keoen, Arnoldus Eken, didampingi Sekretaris BPD Imelda A. Polin, menyatakan bahwa BPD pada prinsipnya menerima LPJ APBDes Tahun Anggaran 2025 dengan catatan.

Catatan tersebut terkait pekerjaan rehabilitasi Kantor Desa yang belum sepenuhnya rampung, khususnya pemasangan keramik lantai.

“Kami menerima LPJ APBDes Tahun Anggaran 2025, namun dengan catatan bahwa pekerjaan pemasangan keramik lantai kantor desa harus segera diselesaikan dalam bulan berjalan dan dituangkan dalam berita acara,” tegas Arnoldus.

Ia juga menekankan agar ke depan seluruh item pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tuntas 100 persen sehingga tidak lagi menimbulkan catatan pada Musdes LPJ berikutnya.

Minim Partisipasi Masyarakat

Pantauan RakyatNTT.ID, Musdes LPJ ini dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa beserta perangkat desa, aparat desa, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, bidan desa, kader posyandu, dan guru PAUD. Namun, tidak terlihat adanya keterwakilan masyarakat umum dalam forum tersebut.