Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan memulai dengan jumlah kecil dan konsentrasi rendah. Perhatikan reaksi kulit seperti kemerahan, rasa perih, atau pengelupasan. Jika muncul iritasi berlebihan, frekuensi pemakaian sebaiknya dikurangi.
Kapan Sebaiknya Mulai Menggunakan Retinol?
Dermatolog Dr. Marta García-Legaz dari Instituto Médico Ricart menyebut retinol sebenarnya dapat digunakan sejak usia muda. Namun pada remaja, pemakaiannya biasanya ditujukan untuk mengatasi bekas jerawat atau noda hitam.
Formula yang mengombinasikan retinol dengan asam glikolat atau asam salisilat dinilai efektif membantu mengontrol produksi minyak sekaligus mengurangi jerawat. Untuk remaja, dianjurkan memilih konsentrasi rendah, retinol enkapsulasi yang lebih minim iritasi, atau retinal yang memiliki sifat antibakteri.
Manfaat Retinol Berdasarkan Usia
Kebutuhan kulit akan berubah seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, manfaat retinol untuk kulit juga berbeda pada setiap fase kehidupan.
Pada usia remaja, retinol lebih difokuskan untuk mengatasi jerawat dan bekasnya. Memasuki usia 20-an hingga 30-an, bahan ini membantu menyamarkan hiperpigmentasi sekaligus mencegah munculnya garis halus.
Sementara itu, pada usia 40-an hingga 50-an, retinol berperan meningkatkan produksi kolagen, memperbaiki tekstur serta warna kulit, dan mengurangi kerutan. Konsentrasi lebih tinggi, sekitar 0,3% hingga 0,5%, umumnya direkomendasikan untuk membantu kulit tampak lebih kencang dan cerah.
