Ba’a, RakyatNTT.ID Siswa-siswi di Desa Tenalai, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao kini dapat bernapas lega. Akses mereka terhadap pendidikan semakin terbuka setelah mendapat dukungan sarana transportasi laut berupa perahu dayung dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT).

Komitmen Polri dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan generasi muda di wilayah perbatasan kembali dibuktikan oleh Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko, melalui Kapolsek Rote Timur, Ipda A. Ikram Mahben. Bantuan tersebut diserahkan kepada para pelajar di Dusun Airani, Desa Tenalai, pada Selasa (10/2/2026).

Bantuan berupa dua unit perahu dayung ini diperuntukkan bagi siswa-siswi SD Daiama yang setiap hari harus menyeberangi laut menggunakan sampan sederhana untuk mencapai sekolah yang berada di seberang perairan. Perjalanan yang mereka tempuh memakan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit dan kerap terkendala cuaca.

Iklan

“Generasi penerus bangsa di beranda terselatan Indonesia tidak boleh merasa sendirian. Bantuan ini adalah bukti cinta dan kepedulian kami agar mereka lebih semangat bersekolah dan meraih cita-cita,” ujar Kapolda NTT melalui Kapolsek Rote Timur di sela-sela penyerahan bantuan.

Setiap perahu dayung tersebut mampu mengangkut sekitar 10 orang pelajar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan aktivitas belajar anak-anak di wilayah tersebut.

Bantuan ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan simbol kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan anak-anak bangsa di pelosok negeri.

Langkah ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Kepala Dusun Airani, Desa Tenalai, menyampaikan bahwa kendala transportasi laut selama ini sering menghambat kehadiran siswa di sekolah, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

“Dengan adanya bantuan perahu ini, kami berharap tingkat kehadiran dan semangat belajar siswa tetap terjaga,” ujarnya.

Kapolda NTT menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berperan sebagai akselerator kesejahteraan sosial, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Rote Ndao.

Bantuan perahu dayung ini secara khusus difungsikan sebagai sarana transportasi laut harian bagi pelajar Dusun Airani, Desa Tenalai, yang menempuh pendidikan di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, titik terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*/rnc)