Bantuan ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan simbol kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan anak-anak bangsa di pelosok negeri.

Langkah ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Kepala Dusun Airani, Desa Tenalai, menyampaikan bahwa kendala transportasi laut selama ini sering menghambat kehadiran siswa di sekolah, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

“Dengan adanya bantuan perahu ini, kami berharap tingkat kehadiran dan semangat belajar siswa tetap terjaga,” ujarnya.

Kapolda NTT menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berperan sebagai akselerator kesejahteraan sosial, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Rote Ndao.

Bantuan perahu dayung ini secara khusus difungsikan sebagai sarana transportasi laut harian bagi pelajar Dusun Airani, Desa Tenalai, yang menempuh pendidikan di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, titik terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*/rnc)