Kupang, RakyatNTT.ID Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Alak, Kota Kupang, khususnya jalur utama yang membentang dari samping Markas Angkatan Laut menuju Kantor Camat dan Polsek Alak, kini rusak parah dan memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi di Jalan Oeleta Raya tersebut telah menjadi keluhan tahunan masyarakat setempat.

Warga menilai kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata sangat menyulitkan mobilisasi serta menghambat kelancaran transportasi di wilayah barat Kota Kupang. Jalur ini diketahui merupakan akses vital yang setiap hari dilalui ratusan warga.

DPRD Kota Kupang Beri Peringatan Keras

Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Kupang, Yafet Horo, mengeluarkan peringatan keras kepada Pemerintah Kota Kupang. Pernyataan itu disampaikan dalam agenda resmi di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (18/2/2026).

Legislator dari Partai Golkar itu mendesak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang agar segera memberi perhatian serius terhadap perbaikan Jalan Oleta Raya.

Menurutnya, perbaikan jalur tersebut bukan sekadar aspirasi, melainkan kebutuhan mendesak yang terus disuarakan warga dalam setiap agenda reses.

“Ini bukan lagi sekadar permintaan, tetapi kebutuhan mendesak masyarakat,” tegas Yafet.

Akses Tunggal Pelayanan Publik dan Urat Nadi Ekonomi

Yafet menjelaskan, urgensi perbaikan jalan didasarkan pada statusnya sebagai akses tunggal menuju berbagai pusat pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Jalan tersebut menjadi satu-satunya akses menuju Kantor Camat Alak, Kantor Lurah Alak, Polsek Alak, hingga sejumlah instansi dan perusahaan swasta.

Diperkirakan sekitar 500 hingga 600 Kepala Keluarga di kawasan perumahan sekitar sepenuhnya bergantung pada jalur tersebut. Karena itu, ia meminta Pemkot Kupang segera melakukan pengaspalan ulang atau hotmix demi menjamin standar pelayanan publik yang layak.

Keluhan Berulang, Realisasi Nihil

Lebih lanjut, Yafet mengungkapkan bahwa persoalan Jalan Oleta Raya kerap menjadi pembahasan panas dalam sidang-sidang dewan. Namun hingga kini, realisasi perbaikan belum juga dilakukan.

Kondisi ini membuat para wakil rakyat dari wilayah Alak kerap mendapat sorotan tajam dari masyarakat dan dianggap belum maksimal memperjuangkan aspirasi konstituen.

Selain perbaikan jalan, Yafet juga meminta pemerintah segera memasang lampu penerangan jalan di sepanjang jalur tersebut guna meningkatkan keamanan warga, terutama pada malam hari.

Masyarakat Alak kini berharap pada tahun anggaran berjalan, Pemkot Kupang benar-benar memprioritaskan pemulihan jalur vital tersebut dan tidak lagi membiarkan keluhan warga hanya menjadi catatan yang mengendap di meja sidang. (rnc)