Jakarta, RakyatNTT.ID Sukun selama ini identik dengan keripik dan gorengan kaki lima di Indonesia. Namun siapa sangka, di negara-negara Barat buah tropis ini justru diakui sebagai superfood berkat kandungan nutrisinya yang melimpah.

Sukun atau breadfruit merupakan buah tropis berukuran besar dengan tampilan luar menyerupai nangka. Daging buahnya berwarna putih hingga kekuningan dan memiliki tekstur unik saat dimasak, yakni mirip roti atau kentang. Tak heran jika di berbagai negara tropis, sukun sering dijadikan bahan makanan pokok.

Kaya Karbohidrat Kompleks dan Serat

Melansir Food & Wine (27/5), sukun mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Jenis karbohidrat ini mampu memberikan energi yang lebih stabil dan bertahan lama dibandingkan karbohidrat sederhana seperti nasi putih atau roti putih.

Iklan

Salah satu keunggulan utama dalam nutrisi buah sukun adalah kandungan seratnya yang cukup tinggi. Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan karena:

  • Memperlambat penyerapan gula dalam darah
  • Membantu pergerakan usus tetap sehat
  • Memberikan rasa kenyang lebih lama
  • Mendukung pengendalian nafsu makan

Dengan manfaat tersebut, sukun dinilai cocok menjadi alternatif sumber karbohidrat yang lebih sehat dalam menu sehari-hari.

Mengandung Antioksidan dan Vitamin C

Selain serat, nutrisi buah sukun juga diperkaya dengan antioksidan, termasuk vitamin C dan berbagai fitonutrien. Antioksidan berfungsi membantu tubuh melawan stres oksidatif akibat paparan radikal bebas.

Peran penting antioksidan antara lain:

  • Mendukung sistem kekebalan tubuh
  • Melindungi sel dari kerusakan
  • Membantu menjaga kesehatan kulit

Kombinasi nutrisi ini membuat sukun tak hanya mengenyangkan, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Sumber Protein Lengkap dengan 9 Asam Amino Esensial

Keunggulan lain yang jarang diketahui adalah kandungan proteinnya. Sebuah studi mengungkapkan bahwa sukun merupakan sumber protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Asam amino esensial tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan. Kehadiran protein lengkap ini menjadikan sukun semakin layak disebut sebagai superfood alami dari daerah tropis.

Serbaguna dan Bisa jadi Pengganti Nasi

Dalam pengolahan, sukun biasanya dipanen saat masih muda atau setengah matang. Buah ini dapat direbus, dipanggang, digoreng, atau diolah menjadi tepung untuk berbagai jenis masakan.

Sukun juga bisa digunakan sebagai:

  • Pengganti kentang dalam sup atau tumisan
  • Bahan dasar tepung bebas gluten
  • Campuran hidangan panggang
  • Alternatif nasi atau roti dalam menu harian

Tak hanya populer di Indonesia, sukun juga menjadi makanan pokok di berbagai wilayah Pasifik, Afrika, Karibia, hingga Amerika Tengah. Di Amerika Serikat, khususnya Hawaii, buah ini dikenal dengan nama ‘ulu.

Dengan kandungan karbohidrat kompleks, serat tinggi, antioksidan, serta protein lengkap, tidak berlebihan jika nutrisi buah sukun membuatnya diakui sebagai superfood di berbagai belahan dunia. (*/rnc)