Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Pemerintah memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh persoalan masyarakat secara detail. Di sinilah peran Gereja sebagai mitra dan perpanjangan tangan pemerintah untuk bersama-sama melihat dan menangani persoalan sosial,” jelasnya.
Wakil Gubernur berharap Sidang Majelis Sinode GMIT LIV menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah kolaboratif yang konkret dan berorientasi pada sinergi bersama pemerintah.
“Persidangan ini diharapkan menjadi ruang dialog yang terbuka, jujur, dan produktif, sehingga setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar dapat dijalankan dan menjawab kebutuhan nyata jemaat serta masyarakat,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada GMIT atas berbagai langkah konstruktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui peluncuran GG Mart, sebuah inisiatif penguatan kemandirian ekonomi berbasis gereja dengan pengembangan produk UMKM lokal. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

