Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menambahkan, penguatan kompetensi CPNS juga sejalan dengan prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kupang.
ASN Harus Berbasis Kinerja dan Adaptif Teknologi
Bupati Lede menjelaskan, PKTBT dirancang sebagai tahapan strategis sebelum CPNS mengikuti Latsar. Program ini bertujuan membekali peserta dengan penguatan teknis administratif serta kompetensi substantif sesuai kebutuhan organisasi dan standar jabatan.
Ia menekankan bahwa reformasi birokrasi saat ini menuntut perubahan paradigma kerja aparatur, dari sekadar menjalankan rutinitas administratif menjadi aparatur yang berbasis hasil dan dampak.
“Reformasi birokrasi yang sedang kita dorong menuntut perubahan paradigma kerja aparatur dari sekadar rutinitas administratif menuju kinerja berbasis hasil dan dampak. CPNS harus memiliki kapasitas teknis yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan beradaptasi dengan dinamika perubahan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi,” jelasnya.
Dengan penguatan kompetensi melalui PKTBT, diharapkan para CPNS mampu memiliki pengetahuan teknis yang relevan, keterampilan spesifik sesuai tugas pokok dan fungsi, serta komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

