Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Buku pertama berjudul Sisi Lain Polisi memuat kisah 22 anggota Polri inspiratif. Sementara buku kedua, Srikandi Flobamorata, mengangkat kisah 24 Polisi Wanita (Polwan) inspiratif.
“Kenapa judulnya itu? Karena saya ingin mengungkap bahwa anggota polisi tidak hanya melaksanakan tugas pokok sebagai penegak hukum, pelindung, dan pengayom masyarakat. Ternyata banyak anggota di Polda NTT melaksanakan tugas kemanusiaan di luar tugas pokoknya,” jelasnya.
Ubah Citra Polri lewat Kisah Nyata
Kapolda NTT mengakui bahwa selama ini sorotan negatif terhadap institusi Polri kerap lebih terlihat di mata publik. Namun ia menegaskan bahwa Polri terus berbenah menjadi lebih baik.
“Kami tidak membantah masih banyak kekurangan. Kami belum sempurna. Tapi kami saat ini berubah untuk lebih baik lagi sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.
Ia mengaku terharu dan bangga setelah membaca langsung kisah para anggota yang diterbitkan dalam dua buku tersebut.
“Jujur saja, saya pribadi belum tentu bisa melakukan seperti yang Anda lakukan ini. Bapak ibu adalah pilihan Tuhan untuk melaksanakan tugas mulia demi kemanusiaan,” ungkapnya.
