Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pemerintah sejauh ini belum memberikan solusi konkret tentang masalah air bersih. Pemerintah cenderung menunggu uluran tangan pemerintah pusat untuk membantu. Sayangnya, efisiensi anggaran yang dilakukan pusat ikut menggerus anggaran pembangunan untuk daerah.
“Mestinya pemda-pemda berpikir mencari alternatif pembiayaan untuk mengurusi hal-hal pokok dan mendasar seperti ini karena ini sumber kehidupan masyarakat,” kata Simson.
9. Kasus Kriminal dan Keamanan
Kasus-kasus kekerasan dan konflik lahan masih sering terjadi di NTT. Tak jarang sampai menimbulkan korban jiwa. Konflik kepemilikan lahan adat di sejumlah wilayah Flores dan Timor menjadi bukti tidak ada upaya preventif yang dilakukan para pemangku kepentingan.
Pemerintah baru hadir ketika peristiwa sudah terjadi. Bahkan sudah ada korban. “Masalah ini terlihat sepele, tapi sangat mencoreng wajah NTT di level nasional. Image NTT jadi buruk karena konflik dan kekerasan antarkelompok yang sering terjadi, seperti yang terjadi di Bali beberapa Waktu lalu yang melibatkan anak-anak NTT,” jelas Simson.
10. Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi
Masih ada tantangan dalam pelayanan publik dan transparansi anggaran. Lambatnya realisasi anggaran di beberapa pemda membuat pembangunan terasa lambat. Bahkan sampai pertengahan tahun 2025, masih ada pemda yang realisasi anggaran masih di bawah 40 persen.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

