Secara internal, Wabup Vicente meminta agar segera dilakukan konsolidasi organisasi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menyatukan seluruh sumber daya manusia dalam satu semangat kerja yang sama.

“Buang segala perbedaan yang ada. Sekecil apa pun konflik dalam organisasi akan berdampak buruk bagi kinerja perusahaan. Mulai hari ini, semua harus bersatu dan bergerak bersama demi pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara secara eksternal, ia mendorong percepatan pengembangan jaringan pelayanan, peningkatan kualitas distribusi air, serta penguatan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat layanan Perumda Air Minum.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Belu menitipkan empat pesan penting kepada Direktur Perumda Air Minum yang baru, yakni:

  • Peningkatan cakupan layanan, dengan memetakan wilayah yang belum teraliri air bersih dan mempercepat sambungan baru.
  • Efisiensi dan inovasi, khususnya menekan angka kehilangan air (non-revenue water) melalui modernisasi infrastruktur dan pemanfaatan teknologi.
  • Integritas dan profesionalisme, dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan bebas dari praktik KKN.
  • Penguatan komunikasi publik, agar setiap keluhan pelanggan ditangani secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Wabup Vicente juga memberikan tenggat waktu satu tahun kepada Direktur Perumda Air Minum untuk menunjukkan kemajuan nyata dalam peningkatan kualitas dan kuantitas layanan air bersih.