Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,36 persen dan ditutup di level 9.010 pada perdagangan Rabu (21/1/2026). Pelemahan IHSG terjadi setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75 persen.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi mencapai 56,17 miliar lembar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp33,40 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 3,8 juta kali, sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp16,3 triliun.
Pada penutupan perdagangan, 191 saham menguat, 568 saham melemah, dan 198 saham stagnan.
Dari sisi sektoral, mayoritas indeks sektor berada di zona merah. Sektor energi terkoreksi 1,21 persen, sementara sektor barang konsumsi non-siklikal menjadi salah satu penopang pasar dengan penguatan 0,58 persen. Sektor barang konsumsi siklikal juga melemah tipis 0,02 persen.
Sektor keuangan turun 1,05 persen, disusul sektor infrastruktur yang melemah 1,07 persen. Tekanan cukup dalam terjadi pada sektor properti yang anjlok 3,44 persen, serta sektor transportasi yang terkoreksi 3,04 persen.
Tekanan terbesar tercatat pada sektor industri yang merosot hingga 6,33 persen. Sektor teknologi juga berada di zona merah dengan penurunan 1,44 persen, sementara sektor kesehatan terkoreksi 0,39 persen. Di sisi lain, sektor bahan baku masih mampu menguat 0,14 persen.
