Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Rusia dan Ukraina kembali saling menuduh melakukan serangan terhadap warga sipil pada perayaan Tahun Baru, di tengah upaya diplomasi intensif yang dipimpin Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina dilaporkan meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia dengan tujuan melemahkan sumber pendanaan Moskow untuk mendukung operasi militernya.
Tekanan global semakin bertambah setelah pemerintahan Presiden Trump menjatuhkan sanksi baru terhadap empat perusahaan dan kapal tanker minyak yang disebut beroperasi di sektor minyak Venezuela.
Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah juga meningkat menyusul serangan udara Arab Saudi di Yaman serta pernyataan Iran yang mendeklarasikan “perang skala penuh” dengan Amerika Serikat, Eropa, dan Israel.
Trump pun memperingatkan akan adanya serangan lanjutan apabila Iran melanjutkan pembangunan kembali program nuklirnya.
Dari dalam negeri, sentimen domestik relatif lebih positif. Sektor manufaktur Indonesia kembali mencatatkan kinerja ekspansif pada Desember 2025, meskipun laju pertumbuhannya melambat.
