Salah seorang siswa kelas XI, Ketrin Bot, mengaku senang terlibat langsung dalam pengelolaan kebun sekolah.

“Belajar bertani di kebun sekolah tidak mengganggu pelajaran. Justru kami belajar kerja sama, tanggung jawab, dan bagaimana lahan kosong bisa menghasilkan,” ujarnya.

Sejalan dengan Program Ketahanan Pangan dan OSOP

Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede menilai kegiatan panen cabai oleh siswa SMAN 1 Kupang Timur sejalan dengan program ketahanan pangan nasional dan program Pemerintah Provinsi NTT One School One Product (OSOP).

Iklan

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan produktif seperti ini menunjukkan bahwa generasi muda dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah sejak bangku sekolah. (*/rnc)