Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menambahkan, keselamatan para demonstran menjadi perhatian serius Washington. “Saya berharap para demonstran di Iran tetap aman, karena saat ini itu adalah tempat yang sangat berbahaya,” katanya.
Meski demikian, Trump juga menunjukkan sikap berhati-hati. Sehari sebelumnya, ia menyatakan tidak berminat bertemu Reza Pahlavi, putra mendiang Shah Iran yang kini bermukim di Amerika Serikat.
Sikap ini dipandang sebagai sinyal bahwa Gedung Putih masih menunggu perkembangan krisis sebelum secara terbuka mendukung figur oposisi tertentu.
Dari Teheran, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan pidato televisi dengan nada tegas. Ia bersumpah tidak akan mundur dan menuduh para demonstran digerakkan oleh kelompok oposisi di luar negeri dengan dukungan Amerika Serikat. Seorang jaksa umum bahkan mengancam akan menjatuhkan hukuman mati bagi pelaku kerusuhan.
Kementerian Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran menyatakan pemutusan internet dilakukan oleh otoritas keamanan sesuai kondisi nasional. Pemadaman ini secara drastis mengurangi arus informasi dari dalam negeri, bahkan menyebabkan gangguan komunikasi internasional dan pembatalan puluhan penerbangan.
Protes ini menjadi tantangan internal terbesar bagi pemerintahan ulama Iran setidaknya dalam tiga tahun terakhir. Memburuknya kondisi ekonomi, dampak perang tahun lalu dengan Israel dan Amerika Serikat, serta lonjakan inflasi membuat situasi semakin rapuh.
