“Republik Islam berdiri di atas darah ratusan ribu martir dan tidak akan mundur menghadapi para perusak,” kata Khamenei.

Para analis menilai tingkat kemarahan publik Iran saat ini mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade. Meski berbagai gelombang protes pernah terjadi sebelumnya, kondisi ekonomi yang terpuruk membuat krisis kali ini dinilai jauh lebih berbahaya bagi stabilitas politik Iran. (*/rnc)