Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kondisi cuaca dan gelombang laut saat kejadian diduga turut memperparah situasi, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan mandiri oleh awak kapal maupun para penumpang.
Dalam peristiwa tersebut, tujuh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara satu orang korban perempuan ditemukan meninggal dunia dan telah berhasil diidentifikasi oleh pihak berwenang. Hingga kini, tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan.
SPDP Diserahkan ke Kejaksaan
Operasi pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, baik melalui penyisiran laut maupun pemantauan wilayah pesisir di sekitar Selat Padar.
Kabid Humas Polda NTT menjelaskan bahwa pada Selasa, 31 Desember 2025, Polres Manggarai Barat telah menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.
“Penyerahan SPDP ini menandai dimulainya tahapan penyidikan secara resmi. Penyidik akan memeriksa saksi-saksi, awak kapal, pihak operator, serta mendalami kelayakan kapal dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pelayaran,” jelasnya.
Rangkaian Kecelakaan Kapal Wisata
Peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah menambah daftar panjang kecelakaan kapal wisata di perairan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo. Sepanjang tahun 2024 hingga akhir 2025, tercatat sedikitnya 15 insiden kecelakaan kapal wisata di wilayah tersebut.
