Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) saat seluruh keluarga besar fakultas tersebut berkumpul dalam perayaan Natal bersama, Rabu (21/1/2026).
Momentum ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus penguatan semangat pelayanan pendidikan memasuki tahun kerja 2026.
Ibadah syukur Natal dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa FKIP Undana. Rangkaian ibadah diisi dengan puji-pujian rohani dan khotbah yang disampaikan oleh Pater Yulius Nahak, Sch.P, dan Pdt. Petrus Bani, S.Th. Dalam khotbahnya, Pdt. Petrus menegaskan bahwa Natal merupakan perayaan kasih yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang tulus dan bertanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing.
Refleksi Kinerja dan Penguatan Semangat Pelayanan
Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Malkisedek Taneo, M.Si., dalam pesan Natalnya menekankan bahwa perayaan Natal bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang refleksi atas capaian kerja keras seluruh sivitas akademika selama tahun 2025. Ia mengajak seluruh elemen FKIP untuk menjaga semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas dan Perjanjian Kerja (PK) pada tahun 2026.
“FKIP telah kita maknai sebagai ‘rumah bersama’. Apapun peran dan tugas kita, saya yakin seluruh keluarga besar FKIP akan menjaga dan berkontribusi bagi rumah ini, sehingga membawa kemajuan di tingkat program studi, fakultas, hingga memberi dampak bagi masyarakat luas,” ujar Prof. Malkisedek.
Tekankan Prinsip Kesetaraan dalam Pelayanan
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., yang turut hadir dalam perayaan tersebut, menekankan pentingnya prinsip kesetaraan dan saling menghargai dalam ekosistem kampus. Ia mengingatkan bahwa seluruh unsur sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga petugas keamanan dan kebersihan, memiliki peran strategis yang sama pentingnya.
“Semangat ‘rumah bersama’ harus menjadi prinsip utama. Jika ada pihak yang merasa tidak terlayani atau tidak dihargai, maka nilai kebersamaan itu akan kehilangan maknanya. FKIP harus menjadi ruang pelayanan, pembinaan, dan pemulihan bagi semua,” tegas Rektor.
Perayaan Natal FKIP Undana berlangsung khidmat dan ditutup dengan acara ramah tamah yang bertujuan mempererat tali persaudaraan antar seluruh elemen fakultas. Melalui momentum Natal ini, keluarga besar FKIP Undana berkomitmen memulai tahun 2026 dengan dedikasi dan semangat pelayanan yang lebih kuat demi kemajuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

