Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Namun, kelompok analis yang lebih optimistis berpendapat sebaliknya. Mereka menilai belum munculnya fenomena “musim altcoin” justru menjadi indikasi bahwa siklus bullish Bitcoin belum sepenuhnya berakhir.
Dari sisi teknikal, Bitcoin tercatat gagal mempertahankan level Fibonacci retracement 23,6 persen di 92.202 dolar AS. Saat ini, pergerakan harga juga berada di bawah simple moving average (SMA) 30 hari di level 89.013 dolar AS, memperkuat tekanan jangka pendek.
Bagi pelaku pasar, perhatian kini tertuju pada level pivot 87.906 dolar AS. Apabila harga Bitcoin menembus dan bertahan di bawah level tersebut, maka potensi tekanan lanjutan dapat membawa harga menuju level Fibonacci 38,2 persen di kisaran 90.718 dolar AS. (*/rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

